Sunday, June 27, 2010

RATIB AL-AYDRUS

AL IMAM HABIB ABDULLAH ALAYDRUS BIN ABUBAKAR ASSAKRAN BIN ABD RAHMAN ASSAGGAF( SHOHIBUL RAATIB ALAYDRUS)

Beliau adalah penyusun Raatib al-Aydrus yang sering dibaca dibeberapa majlis ta’lim, marga beliau bergelar Alaydrus yang artinya ketua orang-orang tasauf, lahir di tarim pada tanggal 10 zulhijah tahun 811H ayah beliau bernama habib Abu Bakar as-Syakran ibunya bernama Mariam dari seorang zuhud bernama Syekh Ahmad bin Muhamad Barusyaid.

Imam Habib Abdulloh al-Aydrus Akbar seorang wali qutub( imamnya para wali) dan seorang ahli sufi .Sejak kecil beliau gemar sekali membaca karya-karya ulama termasyhur seperti kitab Ihya Ulumudin karangan Imam Gozhali hingga beliau hampir menghafal karena seringnya membacanya. Namun beliau selalu tawadhu’ beliau selalu duduk diatas tanah dan senantiasa sujud ditanah sebagai rasa bahwa diri nya tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT, kerap kali beliau mengangkat sendiri barang-barang keperluannya dan tidak memperkenankan orang lain untuk membantu membawanya. Beliau selalu berjalan ketempat-tempat yang jauh untuk ta’lim kepada seorang ulama jika merasa haus beliu meminum air hujan .Menurut cerita Imam Habib Abdullah Alaydrus AlAkbar selalu menjalankan puasa-puasa sunah selama dua tahun dan berbuka hanya dengan 2 butir kurma. Kecuali pada malam-malam tertentu diamana ibunya datang membawakan makanan kepada beliau. Lantas beliau memakannya sebagai penghormatan kepada ibunya. Beliu melakukan puasa tersebut untuk mengekang Hawa nafsunya, karena dari sumber makanan , perut terlalu kenyang bisa menyebabkan orang malas untuk beribadah dan selalu menuruti hawa nafsunya.

Beliau berguru kepada Ulama-ulama besar seperti ;
-Syekh Muhammad bin Umar Ba’alawi
-Syekh Sa’ad bin Ubaidillah bin Abi Ubei
-Syekh Abdulloh Bagasyin
-Syekh Abdulloh Bin Muhammad Bin Amar
-Al Iman Syekh Umar Muhdhor

Beliau menikah dengan anak gurunya Al Imam Habib Umar Muhdor yang bernama Syarifah Aisyah kerana Habib Umar Muhdor mendapat isyarat dari Para Pendahulunya untuk menikahkan anaknya dengan Habib Abdulloh bin abubakar alaydrus. dan Beliau dianugerahkan lapan anak, empat putra dan empat putri.

Beberapa Ulama memuji Al iman Habib Abdulloh Alaydrus Akbar didalam karangannya diantaranya Al Yafie dalam kitab Uqbal Barahim al musyarokah , muridnya Al imam Habib Umar bin abdurrahman Ba’alawi dalam kitabnya Al Hamrah mereka menceritakan tentang manaqib ,kewalian dan karomah-karomah beliau yang terjadi sebelum dan sesudah beliu dilahirkan.

Sebagian para awliya bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAWW dan memuji Al Imam Habib abdulloh Alaydrus Akbar dengan sanadnya ” ini anakku…ini ahli warisku…..ini darah dagingku…..ini rahasiaku…..ini ahli waris sunnahku….orang-orang besar akan mempelajari ilmu tharekat darinya”. Diantara yang mengambil dan belajar tharekat dari beliau adalah Habib Ali bin Abu Bakar Asyakran, Habib Umar Ba’alawi,dll.

Al imam Habib Abdullah Alaydrus Akbar menghembuskan nafas yang terakhirnya pada tanggal 12 ramadhan tahun 865 H dalam usia 54 tahun dan dimaqamkan di Kota Tarim Hadromaut Yaman.

Karya Beliau selain penyusun Ratib Alaydrus adalah kitab AlKibritul Ahmar dan syarahnya dalam bentuk Syair .

Ratib Al-Aydrus: