Thursday, August 20, 2009

LAGU CINTA-IWAN FALS










Bulan dan bintang
Tersenyum berkelip
Tersenyum mendengar lagu cinta
Irama mengasyikkan
....dibalik jendela

Merdu nya
Khayalnya memabuk kan
Hanyut dan makin malap
Dan akhir nya tertidur.

Dengar kan lah Lagu Cinta (dari Iwan Fals) :
-Aku tak tau
Harus mulai dari mana
Aku tak tau
Harus menulis apa

Ditangan ku duka
Ditangan ku suka
Lagu cinta
Ingin ku nyanyi kan
Namun lidah ku kelu
Hati ku beku
Aku rindu
Aku tak tahu
Lagu cinta
Dimana kamu

Mencari apa yang di cari
Menunggu apa yang ditunggu
Aku merasa
Dikejar waktu
Mencari apa yang dicari
Menunggu apa yang ditunggu
Aku merasa
Dikejar waktu

Dari mana
Kamu datang
Aku tak mendengar langkah mu
Lagu cinta
Perlahan bangun kan aku-

Monday, July 20, 2009

KADANG-KADANG











Kadang-kadang
Mimpi semalam menakutkan aku
Igauan yang mencabar kesabaran
Biar lah itu hanya mimpi....

Kadang-kadang
Remuk hati terasa bisa
Tiada daya untuk ku lari
Igauan itu terus menghambat....

Kadang-kadang
Hati yang tercalar menangis
Trauma semalam menghantui
Perjalanan hidup sepi,longlai dan curiga....

Kadang-kadang
Senyum ku tawar
Luka biar pun sembuh
Parut nya tetap terlihat....

Kadang-kadang
Ingin hati mengundur waktu
Sufi hubungan tiada tercalar
Sumpah setia mengunci hati....

Kadang-kadang
Marah ku terus menyala
Realiti bukan lagi mimpi
Diri mu tiada setia....

Kadang-kadang
Bosan nya hidup
Ujian terasa tiada tertanggung
Cuma iman jadi sandaran
Hikmah Tuhan pasti datang
Aku yakini janji Nya
Kemenangan bagi Sang Sabar....


**M.A.M.S**

Saturday, July 18, 2009

2

Di belek diari lama,terjumpa satu envelop kuning yang tertulis nya diatas....
***Ku tahu siapa aku
Walaupun ku tilik muka ku
Ia seperti seadanya
Cacat atau tidak
Tertanda didepan cermin

Walaupun bayang itu adalah aku
Mungkin bukan juga aku
Masih jauh untuk kita bersama
Walaupun jelas dan dekat dirasa

Ku kata aku cinta kamu
Selama itu kita jauh
Kerana cinta itulah batasan***

....tanpa tajuk,tanpa tarikh. Aku kira tulisan ini ketika aku berumur '20an dulu. Tersenyum aku...situasi apakah aku ketika itu?Dimana aku ketika itu? Aku tidak ingat! Bermakna sudah 20 tahun atau lebih aku dengan 'dunia ini'. '2' mungkin sesuai untuk dijadi tajuk.

Wednesday, July 8, 2009

1

Tuhan itu Esa
Esa yang bagaimana?
Apakah Esa itu tiada tertanding dengan segala?
Apakah Esa itu semua nya Dia?
Esa bagi ku tiada ujud pun perbandingan
Esa bagi ku tiada lagi cerminan diri
Esa bagi ku..yang menjadi satu
Tapi dimana silap nya Syekh Siti Jenar?
Atau Sunan Panggung?
Atau Ki Bebeluk?
Atau Syekh Amongraga?
Semuanya dihukum mati
Sunan Kalijaga berbicara
Jenar dihukum demi menjaga syariat
Khuatir masjid tidak dikunjungi lagi
Tapi Jenar juga mengajar syariat
Syariat dari Muhammad yang sentiasa hidup
Apakah Tuhan merelakan kekasih Nya mati?
Kata Tuhan,Aku jadikan alam ini kerana mu hai kekasih ku
Tanpa kekasih,tanpa cinta
Cinta adalah cerminan Ku
Tanpa cinta..Esa kah Aku?

Thursday, May 14, 2009

DAMAI

Tuhan
Kepada Mu kedamaian yang di cari
Kejauhan buat aku lupa
Derita pasti ku rasa
Muhammad datang laksana obor
Sinaran ke jalan mustaqim
Syafaat jiwa diberi
Membuat aku makin hampir
Merasa damai
Menghayati alastu Mu
Jalan ketuhanan luas terbuka
Aku rela syahid
Kerana kematian ku memberi rahmat dan nikmat

Wednesday, April 1, 2009

ROBEK NYA TABIR PENUTUP











Qasidah ini digubah oleh Al Ghazali dalam kitab nya Ma'arij al-Qudsi. Ada juga khuatir kalau-kalau qasidah ini hanya menggunakan nama beliau dan merubah khalimat asli nya.

Tidak lain kalau aku ini
Melainkan suatu zat dalam kesatuan
Tidak lain engkau ini
Mata diri yang ku rindu kan
Semua enam arah jurusan
Terpenuhi oleh Mu
Engkau lingkaran yang mengitari
Engkau pula markas titik diri ku
Maka menjadi lah aku...
Kalau wajah ku arah kan dalam solat
Solat adalah fardhu keharusan
Aku pun dalam kaabah diri ku
Sekitar diri ku adalah ruang tawaf
Berkeliling itu adalah wajib
Rukun itu adalah rukun ku
Fardhu manasik itupun haji ku
Zikir tasbih puja puji
Serta qurub pendekatan ku
Kesemua nya itu hanya untuk diri ku
Dan demi kemurniaan takdis ku
Kalau ada kemauan keras
Dari lintasan hati yang mengarah penolehan
Tentu saja tiada bagi ku penolehan
Selain penolehan yang tertuju pada Mu


-AL GHAZALI-

Sunday, March 29, 2009

KOTA TUHAN

Rindu nya ruh ku untuk pulang
Kesatu wilayah yang bernama Kota Tuhan
Jalan pulang begitu panjang
Perjalanan itu bertahap
Ruh ku bertukar dimulai dengan nafsu yang paling rendah
.....haiwaniah
Merangkak dahaga ke kota itu
Akhir nya mencapai puncak
Menjadi Sang Rasul perkasa menunggang ke langit
Kudus nya Kota Tuhan
Ruh dan hati laksana terhancur
Tiada kata yang terungkap

Thursday, February 26, 2009

HAWIYAH



























































*****
Hawiyah Nya menyirnakan keAkuan hamba Nya
Mustahil Aku Diri Nya terlihat kasat pada keDiaan hamba Nya
Dia Nya adalah Dia hamba Nya dalam dimensi ruh
Aku Nya adalah Aku hamba Nya yang tampak pada realitas wujud
Aku diri mu adalah Aku diri Nya dalam dimensi ruh
Berikan Aku mu pada Nya
Dia akan memberi Aku Nya pada mu
Dia Nya yang diAku kan seorang hamba di alam ini
Pertanda kebodohan si hamba dalam memaknai hakikat batiniah.

-Sheikh Abdul Karim ibnu Ibrahim Al-Jili