Posts

When I die...RUMI

Image

Dewa 19 - Restoe Bumi

Image

Mehdi Yarrahi - Azan ( مهدی یراحی - اذان )

Image

گفتوگۆی نێوان شمس و مولانا به‌ده‌نگی همایون شجریان و محمد معتمدی IEng & ...

Image

Muhammad dalam karya Iqbal

Jam 12 malam. Mata masih terang mungkin setelah habis minum secawan Nescafe. Berfikir-fikir apa yang nak dibuat. Lalu mengambil sebuah buku karangan Annemarie Schimmel "Cahaya Purnama Kekasih Tuhan", sememang nya sudah lama tidak membuka buku. Pada satu petikan didalam buku tersebut: Pujian Iqbal kepada Nabi sering bersifat tradisional. Dalam sebuah syair Urdu awal, yang tidak diterbitkannya, dia menggunakan gambaran hadis qudsi tradisional "Aku adalah Ahmad tanpa Mim...Ahad, Esa", dengan mengklaim bahwa "tabir Mim tersingkapkan demi dilihat oleh sang pencinta", iaitu bahwa sang pencinta melihat Allah melalui Nabi. Dikemudian hari, dengan hati-hati dia menghindari hadis ini sebab tampak nya ia membawa ke konsekuensi2 panteisme, yang tidak dia sukai sama sekali dalam usia2 matang nya. Aku suka dengan petikan ini. Aku mempunyai kefahaman sendiri. Tidak elok ditulis kefahaman itu untuk 'awam' membaca nya. Apa itu Mim? Pasangan sang pencinta adal...

SA'DUDDIN MAHMUD SHABISTARI

Image
Sajak Shabistari dari kitab syair Gulshan-i-Raz : Aku dan Engkau aku dan engkau tak lain hanya kisi-kisi dalam ceruk sebuah lentera tempat Sang Satu Cahaya bersinar aku dan engkau hanyalah selubung antara langit dan bumi angkatlah selubung ini dan tak lagi kau lihat ikatan madzab dan keimanan ketika aku dan engkau melenyap apa arti masjid?? apa arti sinagog?? apa arti kuil api?? Shabistari bersenandung tentang Tuhan : Cahaya Maha Cahaya adalah keindahanNya Yang memikat hati dan singkapanNya yang mempesona adalah kesatuan maha kesatuan ketika Dia melangkah seluruh jiwa mengikutinya bergayutan erat di keliman baju-Nya. Saat itulah, saat Aku bertemu dengan kesatuan maha kesatuan, ia menghilang berbaur dengan Tuhan yang Maha Merdeka, menjadi aku yang merdeka. Aku yang mengisi “suatu ruang murni”, ujar Rumi. Bangkitlah sejenak dari ruang dan waktu. Tinggalkan dunia dan ciptakan sebuah dunia di dalam dirimu sendiri! (Shabistari, Taman Mawar Rahasia) ...

SHAIKH YACUB SARFI

Image
Hazrat Shaikh Yaqub Sarfi, cousin of Baba Daud Khaki, was born in 1521 C.E.. His father, Shaikh Mir Hasan Ganai, was a nobleman in the court of the Sultan of Kashmir. He learnt the Qur'an at home, memorising the entire book by the age of six. By eight, he had begun composing poetry, and was then put under the care of a famous scholar, Maulana Muhammad Ani, who taught him Farsi and Arabic. After that, he studied Islamic jurisprudence, Arabic and Sufism from Maulana Mir Raziuddin and Hafiz Basir Khandabhawani. In search of a spiritual master, he set off on a long and arduous journey to Samarqand in Central Asia (modern-day Uzbekistan), where he accepted the noted Sufi Hazrat Shaikh Hussain Khwarizmi as his pir. After training on the Sufi path under him, he returned to Kashmir, settling down at the khanqah of Shaikh Sultan Kashmiri in Srinagar, making this the centre for his missionary work. In 1557, when Shaikh Yaqub Sarfi was thirty-five, the Shah Miri dynasty was overthrown by the...